Mengenal Berbagai Istilah Dalam Investasi Crypto

Mengenal Istilah-istilah Dalam Investasi Crypto

Istilah-istilah Dalam Investasi Crypto – Kolonginfo.com. Kegilaan investasi tampaknya masih melanda sebagian warga negara Indonesia. Salah satu media investasi yang banyak diminati adalah aset kripto, meskipun tergolong baru dibandingkan dengan sarana investasi lain seperti saham, logam mulia atau reksa dana, nyatanya menurut Kementerian Perdagangan (Kemendag), investor kripto sudah melampaui 8 juta orang.

Cryptocurrency atau mata uang kripto semakin diminati sebagai investasi. Banyak orang yang tertarik dengan wahana investasi ini bahkan melakukan investasi.

Pasalnya, meski mekanisme transaksinya digital, menggunakan sistem blockchain menjamin keamanan cryptocurrency. Ini adalah salah satu faktor yang dicari orang dalam cryptocurrency.

Mengenal Berbagai Istilah Dalam Investasi Crypto
Sumber Image: unsplash.com

Istilah-istilah Dalam Investasi Crypto

Seperti investasi lainnya, cryptocurrency memiliki istilah umum. Kehadiran kata-kata unik ini memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siapa pun yang berinvestasi sehingga mereka dapat memikirkan langkah-langkah yang harus diambil di masa depan.

Jadi, apa istilah dalam investasi crypto yang digunakan saat berinvestasi di aset kripto? Berikut ini rangkuman istilah-istilah yang biasa digunakan dalam investasi aset kripto.

Istilah-istilah ini meliputi:

Blockchain

Istilah dalam investasi crypto ini sangat umum digunakan dalam bidang kriptografi. Blockchain sendiri merupakan teknologi baru yang mendasari cryptocurrency. Artinya, teknologi mencatat dan memeriksa data transaksi.

Penyimpanan data transaksi bersifat open source, sehingga siapapun dapat memantaunya. Sifatnya yang open-source membuat aset kripto ini lebih aman. Admin pernah ulas lebih detil tentang blockchain. Baca Teknologi Blockchain Pengertian, Cara Kerja dan Manfaat

Baca Juga:  Klarifikasi OVO! OFI dengan OVO Finance Indonesia Tidak Ada Kaitannya

Decentralized Finance (DEFI)

Seringkali decentralized financei lebih sering disebut sebagai DeFi. DeFi adalah sistem yang terdiri dar i sistem keuangan tradisional tanpa menggunakan perantara.

Ekosistem aplikasi keuangannya cenderung menggunakan blockchain tanpa pihak ketiga (bank atau lembaga keuangan lainnya). Keuntungannya adalah transaksi lebih transparan dan tidak memerlukan biaya tambahan. Admin pernah ulas lebih detil tentang Decentralized Finance (DEFI)

Bitcoin

Istilah dalam investasi crypto. Bitcoin adalah pendahulu mata uang virtual yang pertama kali muncul pada tahun 2009. Bitcoin adalah investasi crypto terbaik karena cenderung memiliki harga tertinggi dibandingkan dengan altcoin. Bitcoin juga memiliki blockchain sendiri.

Istilah dalam investasi crypto – Altcoin

Altcoin adalah kependekan dari Alternative Coin. Anda menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan mata uang digital selain Bitcoin. Ada banyak altcoin, yaitu Ethereum, Dogecoin, Cardano, dll.

Mining

Anda menggunakan istilah ini untuk menggambarkan proses memvalidasi blok di blockchain. Pihak yang melakukan verifikasi disebut penambang. Biasanya hasil penambangan datang dalam bentuk balok.

Bearish dan Bullish

Dalam dunia kriptografi, ada juga istilah bearish dan bullish. Bullish menggambarkan kenaikan harga mata uang kripto. Sementara bearish adalah istilah yang Anda gunakan ketika harga cryptocurrency mandek dan kemudian turun.

Ini adalah beberapa istilah yang umum digunakan dalam investasi kripto. Dengan memahami istilah tersebut, mudah untuk memahami cara kerja enkripsi. Kunjungi juga Takenomy sebagai platform investasi kripto tepercaya.

Istilah dalam investasi crypto – FOMO

Klik disini jika ingin membaca lebih rinci tetang FOMO. Secara umum FOMO adalah perasaan takut dan cemas karena kehilangan peluang keuntungan potensial yang dapat menyebabkan investor berbondong-bondong ke aset populer.

Node

Node biasanya merupakan persimpangan atau titik koneksi dalam jaringan telekomunikasi.

Baca Juga:  Cara Daftar Payoneer Indonesia Terbaru Gratis $25

Node juga dapat mewakili sistem atau perangkat fisik apa pun yang terhubung ke jaringan dan dapat melakukan beberapa fungsi, seperti membuat, menerima, atau mengirim informasi melalui saluran komunikasi.

Token

Token adalah aset digital yang dikeluarkan oleh sebuah proyek yang dapat digunakan sebagai media pertukaran atau pembayaran untuk layanan yang disediakan oleh proyek tertentu.

Token biasanya di-host di blockchain lain seperti Ethereum atau Waves. Token pun terbentuk biasanya di dalam suatu aplikasi yang terdesentralisasi (DApps).

DApps yang menggunakan token seringkali lebih mudah untuk dikembangkan, seperti munculnya keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan token yang tidak dapat ditukar (NFT). Beberapa contoh token pernah kami reviu dapat dibaca pada Token Meme Shiba Inu dan Decentraland (MANA)

Token Burn

Admin pernah ulas dalam artikel khusus tentang Token Burn. Token burn adalah mekanisme dimana token-token dibakar atau dapat dipahami sebagai penghapusan secara permanen agar jumlah yang beredar berkurang. Token yang telah dibakar (burn) tidak dapat digunakan kembali

Nah, Ini adalah beberapa istilah dalam investasi crypto yang akan Anda temukan saat Anda belajar dan mulai berinvestasi. Jangan takut untuk memulai dan terus belajar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*