Pentingnya Kemampuan Mengelola Perubahan bagi Pemimpin, Kompetensi Manajerial

Kompetensi

Pentingnya Kemampuan Mengelola Perubahan, Kompetensi Manajerial – kolonginfo.com. Mengelola perubahan adalah salah satu kompetensi manajerial yang harus dimiliki oleh seorang pegawai/tenaga kerja PNS ASN PPPK CPNS. Terdapat 8 jenis kompetensi yang dikelompokan pada kompetensi manajerial. Mengelola perubahan adalah Kemampuan dalam menyesuaikan diri dengan situasi yang baru atau berubah dan tidak bergantung secara berlebihan pada metode dan  proses lama, mengambil tindakan untuk mendukung dan melaksanakan insiatif perubahan, memimpin usaha perubahan, mengambil tanggung  jawab pribadi untuk memastikan perubahan berhasil diimplementasikan secara efektif.

Pendahuluan

Kompetensi juga dinyatakan sebagai karakteristik individu untuk menghasilkan suatu pekerjaan. Kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat dibagi menjadi tiga yaitu teknis, manajerial, dan sosial kultural.

Saat ini kita akan fokus tentang kompetensi manajerial menurut Permenpan 38 Tahun 2017. Terdapat 8 jenis kompetensi manajerial yang telah admin ulas satu persatu. (dapat dibaca pada link ini) dan juga terkait kempetensi sosial kultural.

Kompetensi manajerial adalah pengetahuan keterampilan dan sikap atau perilaku yang dapat diamati diukur di kembangan untuk memimpin dan atau mengelola unit organisasi artinya sebagai pegawai kita harus memiliki kompetensi teknis untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, namun kita juga harus membuktikan secara nyata kompetensi manajerial untuk mengelola unit organisasi. Kompetensi teknis digabungkan dengan kompetensi manajerial menjadi modal penting untuk keberhasilan pelaksanaan tugas.

Definisi Kompetensi Mengelola Perubahan

Mengelola perubahan adalah kemampuan dalam menyesuaikan diri dengan situasi yang baru atau berubah dan tidak bergantung secara berlebihan pada metode dan  proses lama, mengambil tindakan untuk mendukung dan melaksanakan insiatif perubahan, memimpin usaha perubahan, mengambil tanggung  jawab pribadi untuk memastikan perubahan berhasil diimplementasikan secara efektif.

Baca Juga:  Kerja Sama Bagian dari Kompetensi Manajerial

Indikator Perilaku Kompetensi Mengelola Perubahan

Berdasarkan kamus kompetensi manajerial yang dapat ditemukan pada lampiran peraturan Permempan 38 Tahun 2017 (dpt diunduh pada halaman ini bagian bawah)

Tingkat Kemahiran/ Level Profiensi

Level 1: Paham/dalam pengembangan.

Contoh:memiliki pemahaman dasar  tentang prinsip, praktek, masih memerlukan bantuan pihak lain, mampu bertanggung jawab atas pekerjaan sendiri.

Level 2: Dasar

Contoh:paham prinsip dan praktek  pelaksanaan tugas tanpa bantuan/ pengawasan langsung; penguasaan  pengetahuan dengan pelatihan dasar

Level 3: Menengah

Contoh: paham prinsip, praktik kerja  dengan kecepatan & ketepatan; kepercayaan diri untuk menunjukkan  kelancaran & ketangkatasan; bertanggung  jawab atas pekerjaan sendiri & kelompok

Level 4: Mumpuni

Contoh: menghasilkan perbaikan &  pembaruan teknis, metode kerja; beradaptasi dengan berbagai situasi,  kompleks, dengan resiko

Level 5: Ahli

Contoh: memimpin, mengembangkan &  menerapkan pendekatan inter, multidisipliner; rujukan di tingkat nasional  atau internasional

Tabel Indikator Perilaku – Kompetensi Mengelola Perubahan

LevelDeskripsiIndikator Perilaku
1Mengikuti perubahan  dengan arahanSadar mengenai perubahan yang terjadi di organisasi dan berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut;  Mengikuti perubahan secara terbuka sesuai petunjuk/pedoman; Menyesuaikan cara kerja lama dengan menerapkan metode/proses baru dengan bimbingan orang lain.
2Mengikuti perubahan secaramandiriMenyesuaikan cara kerja lama dengan menerapkan metode/proses baru selaras dengan ketentuan yang berlaku tanpa arahan orang lain;  Mengembangkan kemampuan diri untuk menghadapi perubahan; Cepat dan tanggap dalam menerima perubahan.
3Membantu orang lain mengikuti  perubahan, mengantisipasi perubahan  secara tepatMembantu orang lain dalam melakukan perubahan; Menyesuaikan prioritas kerja secara berulang-ulang jika diperlukan; Mengantisipasi perubahan yang dibutuhkan oleh unit kerjanya secara tepat. Memberikan solusi efektif terhadap masalah yang ditimbulkan oleh adanya perubahan.
4Memimpin perubahan pada unit kerjaMengarahkan unit kerja untuk lebih siap dalam menghadapi perubahan termasuk memitigasi risiko yang mungkin terjadi;  Memastikan perubahan sudah diterapkan secara aktif di lingkup unit kerjanya; Memimpin dan memastikan penerapan program-program perubahan di berbagai unit kerja dalam lingkup unit kerjanya.
5Memimpin, menggalang dan  menggerakkan dukungan pemangku  kepentingan untuk  menjalankan  perubahan  secara berkelanjutan  pada  tingkat instansi/nasionalMembuat kebijakan-kebijakan yang mendorong perubahan yang berdampak pada pencapaian sasaran prioritas nasional; Menggalang dan menggerakkan dukungan para pemangku kepentingan untuk mengimplementasikan perubahan yang telah ditetapkan; Secara berkelanjutan, mencari cara-cara baru untuk memberi nilai tambah bagi perubahan yang tengah dijalankan agar memberi manfaat yang lebih besar bagi para pemangku kepentingan.

Kesimpulan

Semoga artikel dapat memberikan manfaat bagi teman-teman, bahwa kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural sangat diperlukan dalam dunia kerja dan wajib dikuasai oleh seorang pegawai jika ingin mendapatkan kenaikan jabatan.

Baca Juga:  Investasi Crypto , Investasi Kripto Modal Kecil, Cocok untuk Pemula

Demikian yang dapat kolonginfo bagikan, salam sukses bagi pegawai ASN, maupun non ASN.

Unduh peraturan Permenpan 38 tahun 2017.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*