Cara Trading Crypto Untuk Pemula

Cara Trading Crypto Untuk Pemula

Cara Trading Crypto Untuk Pemula – Kolonginfo.com. Baru-baru ini, banyak orang tertarik dengan investasi cryptocurrency dan ingin tahu cara investasi cryptocurrency. Pada dasarnya, trading instrumen apa pun hampir sama, apakah itu saham, emas, ITF, atau mata uang kripto.

Crypto adalah aset virtual atau digital yang tidak dapat disimpan dalam bentuk fisik seperti mata uang atau emas. Anda tidak dapat benar-benar memegang cryptocurrency karena ini adalah bentuk kepemilikan, yaitu sejumlah koin tertentu.

Di Indonesia, minat terhadap aset kripto meningkat tahun ini. Faktanya, investor crypto telah melebihi jumlah investor saham. Bappebti memprediksi jumlah ini akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.

Sumber image: unsplash.com

Cara Trading Crypto Dengan Mudah Dan Aman

Kunci untuk menjadi trader yang sukses di instrumen pasar apa pun adalah mengetahui dasar-dasar trading dan berpegang teguh pada strategi Anda ketika ekonomi berfluktuasi. Banyak pedagang pemula menggunakan strategi berdasarkan teori pembelajaran, tetapi membuat kesalahan atau terburu-buru bertindak ketika mereka mulai melihat perubahan harga yang besar.

Untuk membuat trading aman bagi pemula, mari pelajari lebih lanjut tentang apa itu mata uang kripto dan bagaimana cara memperdagangkan mata uang kripto dengan aman untuk pemula.

Langkah-langkah untuk memulai trading cryptocurrency
Pada dasarnya, cara trading crypto adalah registrasi, deposit, dan transaksi.

• Buat akun di bursa aset kripto

Untuk dapat trading di kripto, Anda harus terlebih dahulu mendaftar di bursa, bursa, atau pasar tempat Anda dapat membeli dan menjual mata uang kripto. Di Indonesia, Anda sudah bisa memilih dan mendaftar di banyak platform Crypto Exchange.

Baca Juga:  Tips Aman Investasi Kripto

Ikuti proses pendaftaran, KYC (kenali pelanggan Anda) dan verifikasi akun hingga selesai. Seperti di Indodax, Luno dan Tokocrypto. Baca juga: 5 Aplikasi Trading Crypto Terbaik Dan Aman Di Indonesia

• Transaksi deposit dan pembelian

Jika proses verifikasi selesai, Anda dapat melakukan deposit dan membeli aset kripto yang ingin Anda beli.

• Aset kripto volume trading tinggi

Cara trading cryptocurrency selanjutnya adalah dengan memilih aset crypto dengan kapitalisasi pasar yang lebih besar. Cara memeriksa jumlah kapitalisasi pasar dapat ditemukan di coinmarketcap.com. Di situs web, Anda dapat melihat kapitalisasi pasar dalam USD. Jika Anda ingin mengetahui harga dalam rupiah, Anda dapat memeriksa platform aset kripto di Indonesia.

Sama pentingnya, di Indonesia, cryptocurrency telah dilihat sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan. Namun, itu tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran. Jadi, jika Anda membeli atau menjualnya sebagai komoditas untuk mendapat untung dari selisih harga, tidak apa-apa.

Untuk pemula, disarankan untuk membeli Bitcoin, yang merupakan kapitalisasi pasar paling maju dan terbesar di antara cryptocurrency, dan ini adalah pertama kalinya untuk mengeksplorasi. Selain Bitcoin, pemula juga dapat memilih koin yang memiliki fundamental yang bagus, seperti ETH, BNB, atau SOL.

Cara Memulai Trading Crypto
Sumber image: unsplash.com

Cara Memulai Trading Crypto

Bagi mereka yang ingin memulai trading cryptocurrency, ada dua cara umum. nyaitu:

. Membeli Aset Crypto

Cara trading crypto dengan membeli aset kripto di bursa dan menunggu harga naik sehingga Anda bisa mendapat untung dari selisih antara membeli dan menjual.

. Trading CFD

Cara trading crypto dengan trading CFD di salah satu cryptocurrency seperti Bitcoin, Ethereum, Doge, Litecoin, dll. Bagi yang belum tahu, CFD adalah singkatan dari Contract for Difference dan merupakan produk turunan di mana Anda dapat berpartisipasi dalam pergerakan harga saham atau indeks tanpa memiliki saham di perusahaan tersebut.

Baca Juga:  Cara Aman Menyimpan Aset Kripto

CFD memberikan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan apakah pasar sedang bearish atau bullish, karena Anda dapat menjual short atau membeli dan menjual. CFD OTC diperdagangkan di mana harga yang diperoleh berasal dari harga saham yang mendasarinya.

Anda bisa mengambil posisi long (tahan posisi beli) saat harga mata uang kripto diperkirakan akan naik, dan ambil posisi short (jual) saat harga diperkirakan turun.

Misalnya, Anda memperdagangkan CFD Bitcoin (BTC), yang berarti Anda berspekulasi tentang pasangan BTC/USD. Jadi, membeli cryptocurrency berarti Anda memasukkan uang ke dompet Anda. Sementara itu, trading CFD berarti bahwa akun trading Anda dipegang oleh broker.

Kesimpulan

Pastikan Anda memeriksa latar belakang aset yang Anda perdagangkan, jangan hanya menyuntikkan dana. Pasalnya ada beberapa jenis altcoin yang hanya tersedia selama 2 tahun dan digunakan untuk alat penipuan. Selain itu, bagi pemula rajin-rajinnya membaca white paper dari utilitas dari koin/token yang ingin dibeli, bukan sekedar ikut-ikutan (FOMO)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*