Teknologi GSM Komunikasi Seluler

Teknologi GSM

Teknologi GSM Komunikasi Seluler – kolonginfo.com. GSM adalah singkatan dalam Bahasa Inggris untuk Global System for Mobile Communications. GSM adalah sebuah standar sistem teknologi untuk komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM banyak diterapkan pada komunikasi bergerak, khususnya telepon genggam. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia.

Perkembangan Teknologi GSM

Global system for mobile communication (GSM) merupakan standar yang diterima secara global untuk komunikasi selular digital yang diadakan European Conference of Posts & Telecomunications Administration (ECPT) pada tahun 1982 untuk menghasilkan standar telepon bergerak di eropa, digunakan sebagai formula spesifikasi untuk pan-eropa system selular radio bergerak yang bekerja pada frekuensi 900 Mhz. dalam hal ini STBS GSM yaitu 890-915 Mhz untuk downlink yang merupakan frekuensi pancaran yang dipakai Mobile Station (MS) dan 935-960 MHz untuk uplink yang merupakan frekuensi pancaran yang dipakai oleh Base Station (BS). Konsep dari layanan selular adalah dengan menggunakan pemancar berdaya rendah dimana frekuensi dapat digunakan kembali dalam satu area geografi.

Pada awalnya sistem telepon bergerak yang digunakan merupakan analog atau disebut generasi pertama (1G). Salah satu tantangan menghadapi sistem analog adalah ketidakmampuan untuk menangani perkembangan kapasitas yang diperlukan, dalam arti efisiensi biaya dan juga penggunaan GSM yang masih menggunakan sistem analog mempunyai tingkat keamanan yang kurang karena dapat disadap atau digandakan. Oleh karena itulah dilakukan pengembangan terhadap teknologi digital atau disebut generasi kedua (2G). Keuntungan dari sistem teknologi digital adalah mudahnya pensinyalan, interferensi yang lebih rendah, terintegrasinya transmisi dan switching, dan bertambahnya kemampuan untuk mencukupi permintaan kebutuhan kapasitas. Dengan semakin berkembangnya jaman, sekarang telepon seluler GSM memiliki berbagai keunggulan diantaranya anti sadap dan anti penggandaan dan yang paling penting harga dari telepon seluler GSM dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Evolusi Teknologi Generasi, (Teknologi GSM Komunikasi Seluler)

Karena semakin banyaknya jumlah pengguna teknologi GSM, maka berbagai layanan diberikan kepada para penggunanya. Ada dua tipe dasar layanan yang ditawarkan GSM: telephony(juga mengacu kepada teleservices) dan data (juga mengacu kepada bearer services). Layanan telephony merupakan layanan suara yang memenuhi kebutuhan kapasitas untuk memancarkan sinyal data yang cocok antara dua akses point sebagai antarmuka ke jaringan.

Perkembangan Layanaan Teknologi GSM

Seiring dengan perkembangan GSM yang pesat maka layanan-layanan baru dapat dinikmati oleh penggunanya. Berikut adalah pelayanan yang telah dikembangkan oleh GSM yang sebelumnya tidak dapat ditemukan pada generasi pertama :

Dual-tone-multifrequency (DTMF)

DTMF adalah gabungan nada pensinyalan yang terkadang digunakan untuk mengontrol berbagai maksud melalui jaringan telepon, seperti remote control mesin penjawab. GSM mendukung penuh teknologi DTMF.

Baca Juga:  Teknologi GSM (Global System for Mobile Communications)- Sejarah Pengertian

Facsimile group III

GSM mendukung CCITT Group 3 faksimili. Sebagai standar mesin fax yang di desain untuk terhubung ke telepon menggunakan sinyal analog, pengubah khusus fax disambungkan ke pertukaran dengan mengunakan sistem GSM. Ini memungkinkan GSM – tersambung fax untuk berkomunikasi dengan fax analog lainnya di jaringan.

Short message services

Fasilitas yang tepat dari jaringan GSM adalah short message services. Sebuah pesan terdiri dari maksimum 160 karakteralphanumeric dengan beberapa keuntungan. Jika pelanggan unit mobilemematikan alatnya atau meninggalkan coverage area, pesan akan disimpandan mengirimkan kembali saat mobile unit telah kembali menyala atau telahmemasuki area yang tercakup dalam suatu jaringan. Fungsi ini menjaminsuatu pesan akan diterima.

Cell broadcast  

Variasi dari layanan SMS adalah fasilitas cell broadcast. Sebuah pesan dengan maksimum 93 karakter dapat di pancarkan tersebar ke seluruh pelanggan mobile pada area geografi tertentu.

Voice mail

Layanan ini sebenarnya seperti mesin penjawab didalam suatu jaringan, dimana dapat di kontrol oleh pelanggan. Panggilan dapat di teruskan ke pelanngan voice-mail-box dan pelanggan meng’check pesan tersebut dengan menggunakan kode keamanan pribadi.

Fax mail

Dengan layanan ini, pelanggan dapat menerima pesan fax pada mesin fax lainnya. Pesan tersebut tersimpan di service center dimana mereka dapat oleh pelanggan melalui kode keamanan pribadi yang diinginkan nomor fax.

GSM mendukung layanan-layanan tambahan secara luas dan juga mendukung layanan telephony dan data. Sebagian daftar layanan tambahan GSM sebagai berikut.

Call forwarding

Layanan ini memungkinkan pelanggan untuk meneruskan panggilan yang masuk ke nomor lain jika mobile unit yang tidak dapat dicapai, jika sedang sibuk, tidak ada balasan, atau jika fasilitas panggilan diteruskan di gunakan pada saat keadaan tak terkondisi.

Barring of outgoing calls

Layanan ini memungkinkan pelanggan untuk mencegah seluruh panggilan keluar.

Barring of incoming calls

Berfungsi untuk mencegah panggilan masuk. Terdapat dua kondisi : baring seluruh panggilan masuk dan baring seluruh panggilan masuk bila termasuk roaming.

Advice of charge (AoC)

Layanan AoC memungkinkan pelanggan memperkirakan biaya panggilan. Terdapat dua tipe informasi AoC: yang pertama memungkinkan pelanggan memmperkirakan tagihan biaya dan yang kedua dapat digunakan untuk pengisian. AoC untuk panggilan berupa data sebagai basis menghitung waktu.

Call hold

Layanan ini memungkinakan pelanggan untuk menyela panggilan dan secara berurutan membuat panggilan kembali. Layanan ini hanya dapat dipakai ke telepon biasa.

Call waiting

Layanan ini memungkinkan pelanggan untuk diberitahukan adanya panggilan masuk ketika sedang terjadi percakapan. Pelanggan dapat menjawab, menolak, atau menyisihkan panggilan yang datang tersebut. Call wating hanya dapat dipakai ke seluruh layanan telekomunikasi GSM dengan menggunakan koneksi circuit-switched.

Multiparty service

Layanan ini memungkinkan pelanggan untuk melakukan percakapan multyparty – percakapan yang simultan antara 3 dan 6 pelanggan lainnya. Layanan ini hanya dapat dipakai untuk telepon biasa.

Calling line identification presentation/restriction

Baca Juga:  Teknologi GSM (Global System for Mobile Communications)- Sejarah Pengertian

Layanan ini menyediakan called party dengan layanan ISDN secara terpadu. Pembatasan layanan memungkinkan party yang memanggil untuk membatasi presentasi.

Closed user gorups (CUGs)

CUGs pada umumnya sebanding dengan PBX, dimana merupakan group dari pelanggan yang capable jika memanggil group mereka sendiri dan nomor-nomor tertentu.

Layanan yang di sediakan oleh GSM bertujuan untuk memberikan kepuasaan terhadap para penggunanya, sehingga pengguna mendapatkan rasa aman dan nyaman terhadap proses komunikasi yang dilakukan.

Perkembangan Frekuensi pada GSM

Pada awalnya GSM didesain untuk beroperasi pada band frekwensi 900 MHz, namun pada kenyataannya tetap tidak dapat memenuhi kebutuhan maka beralih pada GSM 1800 yang menggunakan system PCS/PCN (Personal Communication System/ Network)  dan GSM 1900. Berikut spesifikasinya :

Teknologi GSM 900

Frekwensi uplink        : 890 – 915 MHz

Frekwensi downlink   : 935 – 960 MHz

Bandwidth                  : 25 MHZ (915 – 890 = 960 – 935 = 25 MHz)

Lebar kanal                 : 200 kHz maka akan tersedia kanal sebanyak 125 kanal

Teknologi GSM 1800

Frekwensi uplink        : 1710-1785 MHz

Frekwensi downlink   : 1805-1880 MHz

Bandwidth                  : 75 MHz (1880-1805 = 1785-1710 = 75 MHz)

Lebar kanal                 : 200 kHz maka akan tersedia kanal sebanyak 375 kanal

Teknologi GSM 1900

Frekwensi uplink        : 1930-1990 MHz

Frekwensi downlink   : 1850-1910 MHz

Bandwidth                  : 75 MHz (1880-1805 = 1785-1710 = 75 MHz)

 GSM 900GSM 1800GSM 1900
Frekuensi Tx (Mhz)935 – 9601805 – 18801930 – 1990
Frekuensi Rx (Mhz)890 –  9151710 – 17851850 – 1910
Metode Multiple AksesTDMA/FDMATDMA/FDMATDMA/FDMA
Perbandingan Frekuensi pada GSM 

Arsitektur Jaringan Teknologi GSM

Secara umum, network element dalam arsitektur jaringan GSM dapat dibagi menjadi:

  1. Mobile Station (MS)
  2. Base Station Sub-System (BSS)
  3. Network Sub-system (NSS)
  4. Operation and Support System OSS, Secara bersama-sama, keseluruhan network element di atas akan membentuk sebuah PLMN (Public Land Mobile Network).

Mobile Station atau MS

Mobile Station atau MS merupakan perangkat yang digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pembicaraan. Terdiri atas: Mobile Equipment (ME) dan Subscriber Identity Module (SIM) atau SIM Card

Mobile Equipment (ME) atau handset,  merupakan perangkat GSM yang berada di sisi pengguna atau pelanggan yang berfungsi sebagai terminal transceiver (pengirim dan penerima sinyal) untuk berkomunikasi dengan perangkat GSM lainnya.

  • Subscriber Identity Module (SIM) atau SIM Card, merupakan kartu yang berisi seluruh informasi pelanggan dan beberapa informasi pelayanan. ME tidak akan dapat digunakan tanpa SIM didalamnya, kecuali untuk panggilan darurat. Data yang disimpan dalam SIM secara umum, adalah:
  • IMMSI (International Mobile Subscriber Identity), merupakan penomoran pelanggan.
  • MSISDN (Mobile Subscriber ISDN), nomor yang merupakan nomor panggil pelanggan.

Base Station System atau BSS

Base Station System atau BSS, terdiri atas:

  • BTS Base Transceiver Station

Perangkat GSM yang berhubungan langsung dengan MS dan berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal. Antenna BTS (bentuknya persegi panjang), berfungsi mengakomodasi hubungan antara Mobile equipment (hp) dan perangkat BTS yang terhubung dengan antenna tersebut.

BTS, Teknologi GSM
Base Transceiver Station (BTS)

Sedangkan fungsi antenna MW (bentuknya seperti genderang), biasanya untuk mengakomodasi hubungan antara BTS dan BSC. Antenna BTS secara umum ada dua type : OMNI antenna dan PANEL antenna. Antenna yang berbentuk Parabola adalah antenna untuk Microwave (Transmission system).

Baca Juga:  Teknologi GSM (Global System for Mobile Communications)- Sejarah Pengertian

Ada macam-macam antenna untuk MW: Grid pack, horn,dll. Pada antenna Microwave (MW) Radio, yang bentuknya seperti rebana genderang, itu termasuk jenis high performance antenna. Biasanya ada 2 brand, yaitu Andrew and RFS.

Ciri khas dari antenna high performance ini adalah bentuknya yang seperti gendang, dan terdapat penutupnya, yang disebut radome. Fungsi radome antara lain untuk melindungi komponen antenna tersebut, dari perubahan cuaca sekitarnya.

Antenna Gain bermacam-macam, untuk GSM yang di pasang di semi-urban biasanya berkisar antara 15-18 dB. Untuk antenna MW, tergantung dari diameter antenna tersebut, semakin besar diameternya, semakin besar gain antenna tersebut, berkisar antara 30-40 dB. Antenna GSM bisa dual band bisa juga single band.

Jadi untuk antenna dualband, GSM900 dan GSM1800 BTS bisa diconnect ke antenna yang sama. Kalau pake single band antenna, biasanya antenna GSM900 lebih besar daripada antenna GSM1800 (dari prinsip dipole antenna = 1/2 lambda) Transmisi untuk BTS sebagian besar memakai MW atau leased line, jarang yang memakai Fibre Optic, karena tidak efisien dengan FO, karena 1 BTS umumnya hanya membutuhkan 1x2Mb link.

Pita 900/1800 MHz merupakan frekuensi yang dipancarkan oleh antenna BTS dan merupakan frekuensi yang ditangkap oleh Mobile Equipment (handphone kita). Sedangkan antar link BTS, komunikasinya lewat BSC dan MSC. Jadi, antar BTS tidak bisa saling berkomunikasi secara langsung. Koneksi dari BTS ke BSC itu biasanya pake MW radio, karena biasanya cuma butuh 1x2MBps (E-1).

  • BSC Base Station Controller,
    perangkat yang mengontrol kerja BTS-BTS yang berada di bawahnya dan sebagai penghubung BTS dan MSC.
    dari BSC ke MSC, biasanya menggunakan Microwave dengan kapasitas besar, sampai 1xSTM-1, atau menggunakan koneksi FO (untuk kota-kota besar).

Network Sub System atau NSS

  • Mobile Switching Center atau MSC
    merupakan sebuah network element central dalam sebuah jaringan GSM. MSC sebagai inti dari jaringan seluler, dimana MSC berperan untuk interkoneksi hubungan pembicaraan, baik antar selular maupun dengan jaringan kabel PSTN, ataupun dengan jaringan data.
  • Home Location Register atau HLR,
    yang berfungsi sebagai sebuah database untuk menyimpan semua data dan informasi mengenai pelanggan agar tersimpan secara permanen.
  • Visitor Location Register atau VLR, yang berfungsi untuk menyimpan data dan informasi pelanggan.
  • Authentication Center atau AuC, yang diperlukan untuk menyimpan semua data yang dibutuhkan untuk memeriksa keabsahaan pelanggan. Sehingga pembicaraan pelanggan yang tidak sah dapat dihindarkan.
  • Equipment Identity Registration atau EIR, yang memuat data-data pelanggan.

Operation and Support System atau OSS

Operation and Support System atau OSS, merupakan sub sistem jaringan GSM yang berfungsi sebagai pusat pengendalian, diantaranya fault management, configuration management, performance management, dan inventory management.

Demikian ulasan terkait teknologi GSM, baca juga artikel terkait teknologi seluler lainnya. Semoga bermanfaat.

Sumber: diolah dari berbagai sumber.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*