Pentingnya Aspek Keamanan Informasi Dalam Perlindungan Data

Security

Pentingnya Aspek Keamanan Informasi Dalam Perlindungan Data – kolonginfo.com. Kebutuhan informasi jaman sekarang sangatlah tinggi , tentunya teknologi sekarang memungkinkan institusi institusi yang ada bekerja di dalam jaringan , dengan luas nya jaringan yang ada seperti sekarang , tentunya memiliki resiko , yaitu antara lain terbuka nya secara publik informasi informasi yang sensitif , tentunya sangat merugikan berbagai pihak .

Pelajari artikel terkait keamanan informasi pada menu Sistem Keamanan Informasi

Pendahuluan Keamanan Informasi

Untuk proteksi data , tentunya tidak ada jalan lain selain memakai program khusus untuk proteksi / enkripsi data tersebut . Salah satu metode yang ada yaitu public key cryptography. Kriptografi adalah suatu ilmu ataupun seni mengamankan pesan dan dilakukan oleh cryptographer. Public Key Cryptography dilakukan dengan menggabungkan secara kriptografi dua buah kunci yang berhubungan yang disebut sebagai pasangan kunci public dan kunci privat. Kedua kunci tersebut dibuat pada waktu yang bersamaan dan berhubungan secara matematis.

Algoritma yang digunakan adalah Algoritma simetrik . Algoritma simetrik merupakan jenis algoritma enkripsi yang paling umum. Algoritma ini disebut sebagai simetrik sebab kunci yang sama digunakan untuk enkripsi dan dekripsi 

Pada era ini telah memungkinkan institusi untuk melakukan interaksi melalui jaringan komputer, sehingga aspek keamanan data menjadi hal utama  yang harus diperhitungkan agar tidak dapat diakses oleh orang yang tidak berhak. Dalam tulisan ini membahas tentang enkripsi dan keamanan proteksi data dengan metode public key cryptography

Untuk membuat metode enkripsi yang tidak dapat dibongkar adalah hal yang cukup sulit. Terdapat satu peraturan tidak tertulis dalam dunia cryptography bahwa untuk dapat membuat metoda enkripsi yang baik, orang tersebut harus menjadi cryptanalysis. cryptanalysis adalah seseorang yang menganalisa suatu metoda enkripsi atau mungkin membongkarnya terlebih dahulu. 

Baca Juga:  Pentingnya Security Awareness atau Kesadaran Keamanan Informasi

Sistem Keamanan Data

Keamanan merupakan komponen yang vital dalam komunikasi data elektronis. Masih banyak yang belum menyadari bahwa keamanan (security) merupakan sebuah komponen penting yang tidak murah. Teknologi kriptografi sangat berperan juga dalam proses komunikasi, yang digunakan untuk melakukan enkripsi (pengacakan) data yang ditransaksikan selama perjalanan dari sumber ke tujuan dan juga melakukan dekripsi (menyusun kembali) data yang telah teracak tersebut. Berbagai sistem yang telah dikembangkan adalah seperti sistem private key dan public key. Penguasaan algoritma-algoritma populer digunakan untuk mengamankan data juga sangat penting.  Contoh – contoh algoritma ini antara lain : DES, IDEA, RC5, RSA, dan ECC ( Elliptic Curve Cryptography ).

Dari sisi pemakaian, sistem keamanan dipasang untuk mencegah: 

1. pencurian;
2. kerusakan;
3. penyalahgunaan data yang terkirim melalui jaringan komputer. 

Dalam prakteknya, pencurian data berwujud pembacaan oleh pihak yang tidak berwenang biasanya dengan menyadap saluran publik. Teknologi jaringan komputer telah dapat mengurangi kemungkinan adanya kerusakan data akibat buruknya konektivitas fisik namun kerusakan tetap bisa terjadi karena keamanan bukanlah suatu produk, melainkan suatu proses. Keamanan harus selalu dikelola agar tidak terkalahkan oleh penyerang.

Kriptografi

Kriptografi (cryptography) merupakan ilmu dan seni penyimpanan pesan, data, atau informasi secara aman. Kriptografi (Cryptography) berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata Crypto dan Graphia yang berarti penulisan rahasia. Kriptografi adalah suatu ilmu yang mempelajari penulisan secara rahasia. Kriptografi merupakan bagian dari suatu cabang ilmu matematika yang disebut Cryptology

Tujuan dari Kriptografi sendiri adalah mengamankan informasi yang ada di dalam suatu data sehingga informasi tersebut tidak diketahui oleh orang yang tidak berhak .

Dalam menjaga kerahasiannya , kriptografi sendiri mentransformasikan data “Plain Text”  menjadi data sandi atau “Cipher Text” dimana Cipher Text tidak dapat dibaca atau di kenali , kemudian ciphertext inilah yang dikirimkan ke penerima , kemudian di Transformasikan kembali menjadi sebuah Plain Text sehingga dapat dibaca oleh penerima .

Baca Juga:  Serangan DarkSide Ransomware, Pengertian dan Pencegahan

Proses Transformasi dari Plain Text menjadi Cipher Text disebut Enkripsi / “Encryption”

Proses Transformasi dari Cipher Text menjadi Plain Text disebut Dekripsi / “Decryption”

Untuk mengenkripsi dan mendekripsi data. Kriptografi menggunakan suatu algoritma (cipher) dan kunci (key) . Cipher sendiri adalah fungsi matematika yang digunakan untuk meng-enkripsi dan men-dekripsi data , sedangkan kunci / key adalah sederetan bit yang diperlukan untuk meng-enkripsi dan men-dekripsi data .

Referensi: Diolah dari berbagai sumber